Tuesday, 18 April 2017

Kumpulan Puisi




 Wawan Irawan
Cek Cok HUJAN

Oleh hujan yg membasahi seluruh alam.
Kusampaikan padamu..
bila perlu...
kau berkunjung lagi di bumi ini untuk esok sore.
Aku ketagihan dengan cek cok cek cok-mu di beranda.
Intuisiku membawa hawa panas.
Oleh hawa hawa yang sedang dingin
ataupun kedinginan.
                                                                          
                                                                                                           Mataram, 05 April 2019


 Wawan Irawan


LOGIKA RINDU

Kita mulai saja dengan huruf A
Lalu W
Kemudian L
Dari i
Pada H
Itu A
Untuk N
Membentuk A

Jika makna itu tak pandai kau logika kan.
Biarkan rindumu yang berlogika.

Bukankah kau sering berlogika dengan rindumu?
Dan siang ini. Logika rindu tak mampu kau logika kan.

Hati hatilah berlogika dengan rindu.
Tidak baik untuk kesehatan.


                                                                                                         Mataram, 31 Maret 2017

Wawan Irawan


BAHASA SASTRA

Kau bilang bahasaku tinggi
Padahal bahasa paling rendah yg kutinggikan

Kau bilang bahasaku rendah
Padahal bahasa paling tinggi yg kurendahkan

Ini tidak tentang bahasa
Ini tentang sastra dalam bahasa.

Berbahagialah...
Sastra tidak pernah berdusta akan tinggi dan rendahnya bahasa.



                                                                                                        Mataram, 28 Maret 2017





 Wawan Irawan
AWLIHANA

Awlihana....
kata kembali yg kau ungkapkan.
Tak bisa mengembalikan sesuatu yg mesti tidak untuk dikembalikan.
Juga dan kemudian dari pada itu.
bukan waktunya untuk kembali.
Sebab waktu tak bisa dikembalikan.

Sepantasnya memang kau perlu meragukanku
Hanya saja jangan kau ragukan keadaan.
Ini keadaan yang tidak di ada- adakan.
Ini keadaan yang benar benar ada

Juga dan kemudian dari pada itu
Kau tak perlu ragu dengan keraguanmu
Aku hadir tidak untuk ada
Aku hadir dari ketiadaanmu

Awlihana....
cinta itu tiada.
Cinta itu ada di yang Ada.

                                                                                                    Mataram, 26 Maret 2017

Wawan Irawan



BAHASA MATEMATIKA

Bagaimana jika bahasa itu bukan fonologi
Bagaimana jika bahasa itu bukan morfologi
Bagaimana jika bahasa itu bukan sintaksis
Bagaimana jika bahasa itu bukan semantik

Sebab tatapanmu tidak bisa kumasuki lewat bahasa.
Sepertinya aku beralih ke matematika.

Aku ingin main hitung dengan tatapanmu.
1 × menatap = ada hasilnya
2 × menatap = juga hasilnya ada
3 × menatap = TAK TERHINGGA.

                                                                                               Mataram, 16 Maret 2017





 Wawan Irawan


DUSTA

Kau bilang love
Aku bilang cinta.
Kau bilang you
Aku bilang kamu.

Kau bilang forever
Aku bilang selamanya.
Dan love you forever

Kau bilang.
Cinta kamu selamanya 

Aku bilang.
Aahhhhh rupanya
Kau mengajariku dusta
Atas nama bahasa
Padahal aku tidak tahu bahasa.

Kau mengajariku kebenaran
Atas nama kesepakatan
Padahal aku tidak sepakat.

Jika hematmu...
Bahasa itu dusta
Dan kebenaran itu kesepakatan.
Ijinkan aku membenarkan dusta
Dalam kesepakatan bahasa.
Olehku.
Bukanmu.

                                                                                                      Mataram, 14 Maret 2017

Wawan Irawan

BARKLSUDBXXXSUSDDAJDB

Kau mengajariku bahasa.
Aku tidak mengerti.

Kau mengajariku budaya.
Tidak mengerti aku.

Kau mengajariku adat.
Mengerti tidak aku.

Kau mengajariku agama
Tidak aku mengerti.

Aku seorang bisu.
Itu Aku mengerti.

                                                                                                            Mataram, 09 Maret 2017 

Wawan Irawan


MABUK

Perempuanku...
Kau tak perlu gunakan parfum.
Kau tak tahu di parfum itu ada kandungan alkohol.
Itu membuatku
Mabuk.
Dan itu dosa perempuanku..
Kau tak sadar akan ketidaksadaranku.
Juga aku tidak sadar akan ketidaksadaranmu.
Aku terlampau tidak sadar di alam bawah sadarku.

                                                                                                             Mataram, 04 Maret 2017


Wawan Irawan

Aku penikmat selingkuh

Semestinya kau bahagia.
Lewat selingkuhku aku telah membuatmu berharga melebihi hargamu.
Sebab aku telah selingkuh dengan 1.000 perempuan dalam dirimu yang satu.
Dan..
Itu luka.

                                                                                                       Mataram, 03 Maret 2017 

Wawan Irawan
MEMILIH


Ajari aku untuk memilih...
Siang dan malam
Suka dan duka
Gelap dan terang
Kecil dan besar
Tua dan muda
Benci dan cinta
Ada dan tiada.
Rupanya Dia tidak mengajariku untuk memilih.
Dan kupastikan bahwa hidup itu pilihan adalah hal yang belum bisa kupastikan.
Sebab salah satunya tidak berarti satunya salah.
Juga salah satunya tidak berarti satunya tidak salah.
Salah dan tidak salah ada dalam SATU.
                                                                                                      20/02/2017
                                                                                                      05.14 Wita
                                                                                                      Kapal tano-kayangan.





    PPC Iklan Blogger Indonesia














 
Share:

2 comments:

irwansyah. Powered by Blogger.

JENDELA LANGIT

My photo
Dompu, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
saya seorang pelajar

Search This Blog

Follow by Email

cara dapat uang di blog

PPC Iklan Blogger Indonesia

Blogger news

PPC Iklan Blogger Indonesia

Feature (Side)

Blogroll

About

Blogger templates

Blogger news

Copyright © JENDELA LANGIT | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com